Penulis .Khaidir846
Editor.khaidir846
untuk lokasi klik dibawah ini ;
https://goo.gl/maps/avZyD4b6ewYjJkzu6
Sawah Tadah Hujan Adalah "lahan yang memiliki pematang namun tidak dapat diairi dengan ketinggian dan waktu tertentu secara kontinyu"
Editor khaidir846
1.Sawah Tadah hujan
Sawah Tanah Rawa adalah " Salah satu ekosistem lahan basah yang terletak antara wilayah sistem daratan dengan sistem perairan dalam"wilayah ini dicirikan dengan tanahnya yang selalu terendam air.
Editor.khaidir846
2.Sawah Daerah Rawa
Manakah dari gambar 1 dan 2 Tanah sawah untuk kec.daha Nagara ? dan yang manakah Tanah sawah untuk Daerah kandangan dan sekitarnya ? mari anda terus baca ulasan dibawah ini untuk menemukan Jawabannya .
PETANI PADI MASAYARAKAT KANDANGAN DAN SEKITARNYA
Kandangan adalah geografis tanahnya berada di pematang artinya berada didataran yang agak tinggi kalau dibandingkan dengan wilayah Daha nagara buktinya kalau masyarakatnya ingin bertani padi maka harus menunggu musim hujan dulu baru bisa mengairi sawahnya,alat yang digunakan masyarakat untuk bertani adalah sbb :
Tajak (Bhs Banjar) digunakan untuk memotong rumput setelah lahan sudah mulai berisi air hujan yang menggenangi sawahnya.
Parang atau golok ,biasa digunakan untuk memotong rumput yang ada di pahalatan (banjar) atau galangan sawah .
Tatujah (banjar) Alat yang terbuat dari kayu besi yang dibentuk agak runcing dibawah ada pegangan dibagian atas dan digunakan untuk menanam Padi(bercocok tanam ).
Harit (Aret )Adalah alat yang digunakan petani untuk memotong padi atau dalam (bhs Banjar) mangatam ,yang sebelumnya zaman dulu orang menggunakan alat untuk menuai padi adalah "Ranggaman(banjar)" atau Ani-ani (Indonesia).
Cara bertani sawah tadah hujan daerah kandangan :
a.Mamaradak (banjar)
Mamaradak adalah suatu kegiatan para petani yang dilakukan pertama kali disaat musim bertani padi sudah tiba biasanya bila intensitas hujan sudah mulai tinggi diawal musim penghujan,mereka membuat lahan untuk manaradak atau menyemai benih padi dalam bahasa Banjar "Paung" lokasinya dipematang yang tanahnya sudah mulai lembab kena air hujan ,tanah yang sudah bersih dari rumput diberi lobang-lobang kecil menggunakan "halu"(banjar) yang terbuat dari kayu yag dibentuk bulat memanjang sekitar 2 sampai 2,5 M,lalu lahan yang sudah diberi lubang ditaburi paung (benih) kira-kira setengah genggam orang dewasa,tinggal menunggu benihnya tumbuh akan siaplah cikal bakal benih padi yang akan ditanam pada proses berikutnya.
b.Manatat (banjar)
Adalah kegiatan petani biila musim hujan hampir tiba ,mereka sudah mulai menggarap lahan pertaniannya dengan "menatat" (banjar) atau membersihkan rumput ditanah lahan yang masih kering,alat yang digunakan bisa tajak atau cangkul.
c.Manabas (banjar)
Adalah proses membersihkan lahan saat musim hujan sudah tiba dimana tanah pertanian sudah mulai digenangi air sekitar 10 s/d 20 cm.
d.Maampak(banjar)
Adalah kegiatan petani yang dilakukan dilahan pertanian yang sudah digenangi air yang merupakan kelanjutan dari mamaradak(banjar) yaitu berfungsi untuk membesarkan dan menambah jumlah benih yang sudah tumbuh dari manaradak tadi.
e.Mamuntal (banjar)
Proses pembusukan rumput yang sudah dibersihkan dilahan pertanian dengan cara mamuntal atau dibikin tumpukan-tumpukan rumput berbentuk bundar ini dilakukan seluas lahan yang ada.
f.Mambalik (banjar)
Mambalik adalah kelanjutan dari mamuntal yakni dengan cara membalik rumput yang sudah dibikin tumpukan bundar yang dilakukan dari proses sebelumnya ini dilakukan sekitar 1 minggu dari kegiatan mamuntal .
g.Maurai (banjar)
Setelah rumput dari proses kegiatan E dan F diatas sudah busuk maka yang dilakukan berikutnya adalah maurai(banjar) atau mencerai beraikan tumpukan rumput yang sudah busuk tadi,hal ini sangat berpengaruh pada kesuburan tanah pertanian.
h.Bercocok tanam
Proses selanjutnya adalah menanam benih padi yang sudah besar berdiameter mencapai 10 s/d 30 CM hasil dari proses maampak diatas,ini dilakukan petani dengan memakai alat yang disebut tutujah(banjar ) yang ditusukkan ketanah untuk menanam benih padi yang cerai beraikan dari ampak(banjar) tadi sekitar 2 sampai 5 batang benih padi tadi.
Setelah usia padi sudah beberapa minggu biasanya dilahan sela-sela padi akan tumbuh rumput liar yang biasa tumbuh seperti rumput banta (banjar) ilung atau eceng gondok dll,petani biasanya membersihkannya untuk memberikan kualitas padi yang baik selanjutnya dilakukan pemupukan untuk kesuburan tanah atau tanaman padi itu sendiri.
Editor. khaidir846
kegiatan akhir dari bertani padi di sawah tadah hujan yang dilakukan masyarakat kandangan dan sekitarnya ini adalah ;
i.Mangatam (banjar)
Mangatam (banjar) atau menuai padi ini dilakukan menggunakan alat tradisional jadul ranggaman (ani-ani) kalau sekarang sudah memakai harit atau aret sehingga hasilnya lebih efektif dan efesien .
Editor .khaidir846
KEGIATAN BERTANI PADI DIWILAYAH DAHA (DAERAH RAWA).
Kegitan pertanian yang dilakukan masyarakat Daha baik Utara,Selatan maupun barat pada dasarnya tidak terlalu jauh prosesnya dengan yang dilakukan petani di kandangan namun yang cukup cukup signifikan perbedaannya adalah :
Pertama ,peralatan yang digunakan berbeda dengan petani sawah tadah hujan seperti ,Tajak dan cangkul.
Kedua, lahan menyemai bibit padinya juga jelas berbeda karena dilakukan di kondisi topografis yang selalu tergenang air atau daerah Rawa.
Ketiga ,kegiatan poin b,c,e,f,g pada proses di sawah tadah hujan diatas tidak dilakukan disini.
Keempat,perbedaan yang berikutnya ini adalah cukup ekstrim karena terkait musim bertadinya yang sangat bertulak belakang dengan sawah tadah hujan ,kalau sawa daerah rawa musim bertani dimusim kemarau karena menunggu airnya surut atau dangkal sedang sawah tadah hujan menunggu musim penghujan untuk mengairi lahan pertanian mereka .
Kesimpulan ,dari artikel ini adalah ,Mayoritas mata pencaharian dari masyarakat Hulu Sungai selatan "bertani padi' namun dari dua daerah Kecamatan memiliki wilayah geografis yang berbeda jauh yang satu wilayah Daha terdapat daerah Rawa sementara yang lain khususnya di Kandangan dan kecamtan sekitarnya daerah pematang atau sawah tadah hujan ,sehingga memiliki musim tanam yang sangat berbeda.
Demikianlah artikel yang bisa penulis bagikan kepada anda semoga bermanfaat untuk pengetahuan khususnya para generasi muda kaum milenia di zaman modern ini ,saya minta maaf atas segala kesalahan dan kehilapan, Terima Kasih.