Penulis .khaidir846
Editor foto.khaidir846
7 Wadai atau Kue di Kalimantan Selatan kurang diminati bahkan ditinggalkan Oleh Kaum Milinea
Kaum Milinea adalah generasi muda yang lahir sejak masa reformasi sedangkan yang hidup sebelumnya bahkan masa Orde Baru disebut orang bahari ,perbedaan masa dan waktu lahir kedunia ini juga mempengaruhi terhadap kebiasaan dan kesukaan terhahadap makanan serta kue atau wadai dalam bahasa Banjar ,berdasarkan pengamatan dan pengalaman saya membuktikan bahwa ada beberapa kue yang kurang terlalu diminati oleh kaum milinea ,terutama terhadap anak -anak dan cucu serta orang orang terdekat saya, dalam kehidupan sehari hari mereka mulai kurang menyukai beberapa makanan yang menjadi kesukaan orang bahari entah karena sudah menjadi kebiasaan atau memang makanan dan jajanan yang tersedia banyak kemakanan ,kue kekinian ,Nah disini saya akan coba kemukakan 7 kue atau wadai yang sudah mulai kurang diminati bahkan ditinggalkan :
1.Wadai Apam
Wadai atau makan yang terbuat dari beras ketan dan santan kelapa dan di bagian dalam dari kue ini ditaruh abon ikan ,iwk barabuk bahasa banjar atau bisa juga di isi dengan kacang yang sudah diberi bumbu masak biasanya membuat makanan ini dimasak di dandang kemudian dipanggang diatas bara api setelah itu dibungkus kecil -kecil dengan daun pisang dan disematkan bilah lidi agar jangan meluber keluar dari bungkusnya.
4.Wadai Bikang
Kue yang satu ini rasanya manis,legit ,gurih dari tahi lala bahasa banjar yang di taruh dibagian atas dari kue ini ,orang yang sudah berumur sangat suka dengan kue ini apalagi yang sudah tidak punya gigi hehe...tinggal di enyut saja kue ini akan ludes dengan waktu singkat .
5.kue atau wadai Dadar Gulung
Kenapa disebut kue dadar gulung karena proses pembuatannya dengan cara di dadar dan digulung bahasa banjar berbahan dasar tepung terigu,gula aren,kelapa parut ,sedikit garam ,dimasak dengan cara di dadadar diatas wajan kemudian diisi dengan kelapa parut yang sudah dicampur dengan gula aren dan dimasak,peminatnya banyak di dominasi orang bahari atau yang sudah berumur.
6.Wadai Gagampam
Memang kalau makanan atau kue jadul ini bahan tidak rumit dan membikinnya juga tidak membutuhkan skill yang gimana gitu? yang jelas kue ini bahan dasarnya ubi kayu,gula aren ,sedikit garam dimasak dengan cara disumap bahasa banjar,kue ini sangat mengenyangkan kalau dikonsumsi biasa digunakan orang bahari untuk bekal atau sangu banjar ke sawah atau pekerjaan berat lainnya.
7.Kue putu
Kue jajanan yang ini rasanya gurih,manis ,lembut,gereges dari gula aren yang dipotong kasar dan dimasukan didalamnya kemudian ditaruri kelapa parut ,bahan dasarnya biasanya juag terbuat dari tepung beras dan ditambah pewarna makanan alami , biasa dijajakan pedagang dengan gerobak dorong berkeliling perkampungan ataupun pasar.
Demikianlah 7 kue atau wadai yang sudah mulai kurang diminati oleh generasi sekarang atau lebih dikenal dengan kaum milinea ,padahal masih banyak lagi kue yang lainnya terkait dengan masalah diatas namun hanya itu yang bisa saya share kepada anda semua semoga bermanfaat dan sedikit menjadi referensi pengetahuan kuliner kita ..akhirul kalam saya ucapkan maaf dan terima kasih.







Tidak ada komentar:
Posting Komentar
silahkan berkomentar sesuai dengan topik yang ada