Minggu 02 2022

Sekilas Tentang Tugu 2 Januari 1949 di Hamayung Kec.Daha Utara Kab.HSS Kalimantan Selatan

 Penulis .Khaidir846


TUGU 2 JANUARI 1949 PERANG KEMERDEKAAN NEGARA


             Istilah Tugu bisa diartikan dengan Monument dalam Bahasa Inggris  yaitu menurut kamus The new oxford illustrated dictionary adalah segala sesuatu yang telah melalui ketahanan yang sangat lama dipakai untuk mengenang seseorang ,kegiatan ,atau kejadian .jadi tugu bisa dibilang bangunan atau lokasi alamiah yang dilestarikan oleh karena keindahan atau arti sejarahnya. Banyak sekali terdapat bangunan atau tugu /Monumen yang terdapat di Indonesia seperti Tugu Monumen Nasional (Monas ) di Jakarta ,Monumen Bandung Lautan Api,Monumen palagan Ambarawa,tugu Pahlawan Surabaya,Tugu muda semarang,Tugu Garuda Wisnu Kencana Bali.

Yang lebih menyempit lagi kekabupaten Hulu sungai Selatan ada Tugu Proklamasi Lambung Mangkurat Kandangan ,Tugu Pahlawan Desa Mandapai dll.


Editor .khaidir846

Tugu 2 januari Hamayung







        Yang ingin penulis bahas dalam tulisan ini sekilas tentang Tugu /Monumen yang ada di Desa Hamayung Kecamatan Daha Utara Kab.HSS ,Banyak sekali masyarakat nagara yang belum mengetahui tentang kenapa dibangun tugu/monumen ini ,Dari berbagai sumber yang saya ketahui dari membaca dan informasi orang -orang tua didesa sekitar tugu ini ,bahwa dulu sebelum merdeka telah terjadi pertempuran atau perang terbuka antara rakyat Nagara dengan kompeni Belanda yang lebih populer dikenal dengan Palagan Nagara .

        Dimana yang berperang pada waktu itu adalah para pejuang dari rakyat Daha dan yang menjadi tokoh dalam pertempuran ini ada 2 Yaitu RAHIMIN ,ANDI TAJANG  Mereka berdua ini merupakan anak buah dari tokoh pejuang Kalimantan selatan Hasan Basri .hingga saat ini dua tokoh diatas diabadikan dengan pemberian nama 2 jembatan yang sangat penting diwilayah Daha Selatan ,Utara maupun Barat yaitu jembatan Andi tajang yang berada didepan Masjid Iberahim dan jembatan Rahimin berada disamping kanan Masjid iberahim Menuju Ke tambak Bitin serta Tambangan nagara.

        Gencarnya upaya Belanda untuk mematikan kemerdekaan hingga diseluruh wilayah Indonesia perlawan terus bergolak pasca agresi II keseluruh Indonesia termasuk ke nagara ,segenap para pejuang bangkit ,Gubernur Tentara ALRI Divisi IV (Pertahanan Kalimantan yang dibentuk tanggal 18 November 1946) dibawah pimpinan H.Hasan Basry memberikan instruksi bahwa pahlawan rakyat disegenap bumi lambung mangkurat untuk melakukan perlawanan kepada belanda .

        Tidak kurang dari puluhan ribu pejuang dan rakyat terlibat dalam pertempuran terbuka antara rakyat Daha dengan tentara Belanda.Setelah pertempuran terbuka 2 Januari 1949 ini Perlawanan terus dilakukan dengan cara gerilya seperti yang terjadi di daerah - daerah lain ,mereka rela hidup menderita dan berkorban jiwa dan raga asalkan api perlawanan tetap menyala dan Belanda cepat angkat kaki dari bumi pertiwi.

        Untuk mengenang sejarah perjuangan rakyat Daha ini maka dibangunlah Tugu /Monumen di Desa Hamayung yang sampai sekarang masih berdiri tegak dan tetap dirawat dan dilestarikan baik oleh masyarakat sekitar lebih -lebih lagi pemerintah daerah.

          Disamping Tugu ini ada Pasar mingguan desa Hamayung yang beroperasi setiap hari kamis ,yang menyediakan berbagai kebutuhan pokok masyarakat ,yang menjadi daya tarik saya dan teman -teman datang kesini adalah ada pedagang kue apam dangkak dan lupis (Bahasa banjar)kue yang terbuat dari tepung dan ketan khas Banjarmasin.


Editor.khaidir846

Pasar Kamis Samping tugu 2 Januari 1949 Desa hamayung




        Demikianlah sekilas info tentang Tugu 2 januari 1949 didesa Hamayung Kecamatan Daha Utara kab.Hss Kalsel, saya memohon maaf kalau ada kesalahan dalam artikel ini baik mengenai tokoh dan yang lainnya ,saya sebagai manusia biasa tentu tak luput dari kesalahan,Terima Kasih.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

silahkan berkomentar sesuai dengan topik yang ada